Category Archives: Berita Nasional

Berita seputar komunitas dan HIV AIDS di dalam wilayah Indonesia

LOWONGAN KERJA

Dibutuhkan Segera “Country Focal Point”

Organisasi Perubahan Sosial Indonesia (OPSI) adalah jaringan nasional yang dipimpin dan dikelola oleh komunitas (pekerja seks). OPSI memiliki anggota di 19 provinsi di Indonesia (Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Bangka belitung, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Utara) dalam upaya penanggulangan HIV; peningkatan kapasitas melalui pemberdayaan, advokasi dan pemenuhan Hak Asasi Manusia bagi pekerja seks di Indonesia.

PITCH adalah kemitraan strategis antara Aidsfonds, International HIV/AIDS Alliance (IHAA), dan Kementerian Luar Negeri Belanda. Program ini bertujuan untuk memerangi AIDS di 9 (sembilan) negara yang paling terkena dampak HIV dengan fokus pada populasi kunci, perempuan dan anak perempuan.

Country Focal Point akan mendukung program ini di 9 negara dengan mendukung komunitas lokal, melakukan fasilitasi, kepemimpinan strategis dalam advokasi dan kebijakan serta mensupervisi program-program PITCH nasional.

Penempatan : Jakarta

Silahkan klik file dibawah untuk informasi lebih lanjut

Job Vacancy

Women’s March Jakarta

17155751_1317041931697013_6541046811409687912_n

Women’s March Jakarta kemarin lusa.
Kami berjalan dari Sarinah menuju Istana Merdeka di bawah terik matahari. Masing-masing membawa poster sambil meneriakkan jargon yang sudah dikomandoi oleh seseorang yang berdiri di atas mobil aksi.

Tak sekadar pamer eksistensi, kami turut membawa delapan misi.

8 TUNTUTAN UNTUK 8 MARET (HARI PEREMPUAN INTERNASIONAL):
1. Menuntut Indonesia kembali ke toleransi dan keberagaman
2. Menuntut pemerintah mengadakan infrastruktur hukum yang berkeadilan gender
3. Menuntut pemerintah dan mengajak masyarakat memenuhi hak kesehatan perempuan dan menghapus kekerasan terhadap perempuan
4. Menuntut pemerintah dan mengajak masyarakat melindungi lingkungan hidup dan pekerja perempuan
5. Menuntut pemerintah membangun kebijakan publik yang pro-perempuan dan pro-kelompok marginal lain, termasuk perempuan difabel
6. Menuntut pemerintah dan partai politik meningkatkan keterwakilan dan keterlibatan perempuan di bidang politik
7. Menuntut pemerintah dan mengajak masyarakat menghormati dan menghapus diskriminasi dan kekerasan terhadap kelompok LGBT
8. Menuntut pemerintah dan mengajak masyarakat lebih memperhatikan isu global yang berdampak pada perempuan, serta membangun solidaritas dengan perempuan di seluruh dunia.

16996186_1316978118370061_5156947035721442791_n

Tuntutan kami dalam acara tersebut bukan cuma ikut-ikutan. Semua isu itu dekat, linier, dan masih jadi masalah budaya di Indonesia. Kita perlu sadar jika hidup dalam kebhinekaan, dan ekualitas merupakan keniscayaan.
Isu kami bukan hanya soal perempuan, namun juga tentang harapan untuk perubahan. Olehnya, siapapun boleh bergabung dalam aksi ini.

16938694_10211199938250084_2278081315494852119_n

16939213_10211197604271736_5453886155705161028_n

Info Lowongan Kerja

OPSI-120px

OPEN REKRUITMENT

Organisasi Perubahan Sosial Indonesia ( OPSI ) adalah suatu organisasi berbentuk perkumpulan yang keanggotaannya Individual dan merupakan wadah bagi pekerja seks Perempuan, Waria dan Laki Laki. Dalam menjalankan kerja kerjanya, OPSI membutuhkan 1 orang untuk di tempatkan sebagai Divisi ADVOKASI dengan Kriteria :

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Pendidikan Minimal SMA/SMU/Sederajat, lebih diutamakan memilki ijasah Sarjana Hukum
  3. Untuk semua Gender
  4. Tertarik dan Peduli Isu Pekerja Seks
  5. Sehat Jasmani dan Rohani
  6. Di Utamakan berasal dari komunitas Pekerja seks
  7. Mempunyai pengalaman minimal 2 tahun dalam bidang Advokasi khususnya dalam HAM kelompok marjinal
  8. Tidak dalam proses Skripsi
  9. Mampu bekerja dalam team
  10. Mampu bekerja di bawah tekanan
  11. Berdomisili di Jakarta

 

Persyaratan Administrasi :

  • Foto Copy Identitas Diri
  • Foto Ukuran 3 x 4 = 2 Lembar
  • CV
  • Surat Lamaran

Dokumen Administrasi di tunggu maksimal tanggal 14 April 2016 jam 16.00 WIB ke :

Sekretariatan OPSI            : Jalan D Karang Anyar No 23C gan 6 RT/RW 004/002 Sawah Besar Jakarta  Pusat 10740. Telp : ( 021 )  62301474.

Atau dikirim Via Email       : seknas.opsi@gmail.com

 

 

 

 

Evaluasi Program

Selama periode 2014 s.d 2015 melakukan kegiatan pemberdayaan ekonomi dan advokasi untuk Pekerja seks dengan Program Stepping Up, Stepping Out (SUSO) melalui dukungan dana dari SOAIDS Netherland (SANL). Diakhir tahun tepatnya pada tanggal 14 s.d 18 Desember 2015 SANL melakukan evaluasi program SUSO untuk mengetahui dampak yang terjadi terhadap pekerja seks sebagai penerima manfaat Program SUSO.

 

Evaluasi Program ini (endline riset) melibatkan Tim Evaluasi yaitu ; Mr. Lau Schulpen,Sari Damar Ratri sebagai asisten peneliti dari Pusat Kajian Gender Universitas Indonesia, Lina sebagai interpreter dan 12 orang pekerja seks sebagai penerima manfaat Program SUSO periode 2014 s.d 2015. Dalam evaluasi ini, Tim Evaluasi melakukan wawancara mendalam (in-depth interview) terhadap 12 orang penerima manfaat Program SUSO, 1 orang Konsultan Pemberdayaan Ekonomi Alternatif, 1 orang dari Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN), 1 orang dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) APIK dan 6 orang dari Seknas OPSI.

 

Evaluasi Program SUSO ini sangat penting dilakukan untuk melihat keberlangsungan dan mengukur capaian dari Program SUSO. Selain itu, Evaluasi ini tidak semata-mata hanya untuk mengukur keberhasilan OPSI dalam Program SUSO melainkan untuk memberikan umpan balik terhadap Program SUSO dalam bentuk masukan, saran, kritik. Seperti yang dikatakan oleh Mr. Lau Schulpen bahwa evaluasi akhir Program ini tidak untuk menilai kinerja OPSI dalam melakukan kegiatan-kegiatannya terkait Program SUSO melainkan ingin menggali dan mencari jalan rumusan perbaikan agar program kerja serupa bisa dijalankan lebih baik kedepannya.

 

Terimakasih

 

Created by Odeng

Pertemuan Konsolidasi Nasional

Kerja advokasi kurun 2010-2014 sudah menghasilkan Musyawarah Daerah (Musda) di 17 provinsi dan pada tiap provinsi ini telah terbentuk dan memiliki struktur Badan Pengurus Daerah. Provinsi-provinsi ini adalah: DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jambi, Lampung, Sematera Selatan, Sumatera Barat, Bangka Belitung, Riau, Sumatera Utara, Aceh, Bali, NTT, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan.

Dalam perkembangan perjalanan OPSI di Provinsi sampai sekarang, masih ditemukan banyak kapasitas yang belum merata pada pengurus OPSI Provinsi. Penguatan yang diberikan oleh OPSI Nasional yang didukung KPAN melalui dana supervisi ditemukan masih banyaknya kendala dalam kemitraan/berjejaring dengan multi stakeholder dalam upaya membantu kinerja OPSI kedepan. Keterlibatan Vokal Poin juga cukup membantu dalam kerja kerja OPSI di daerah.

Pada tanggal 9 sampai dengan 12 November OPSI mengadakan “Pertemuan Konsolidasi Nasional” yang dilakukan di Hotel Primebiz Bali.

Dimana kegiatan ini memiliki tujuan sebagai berikut:

  1. Merefleksikan kemitraan yang telah dilakukan oleh OPSI Provinsi dengan multi stakeholder mengacu pada hasil renstra OPSI 2015 – 2018.
  2. Membangun sistem komunikasi intensif antara sekretariat nasional dan provinsi dalam memperkuat pengorganisasian.
  3. Peningkatan kapasitas dalam monitoring dan evaluasi program / kegiatan tiap provinsi.
  4. Memotivasi Vokal Poin untuk membantu kerja kerja OPSI Provinsi.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari dengan 43 orang peserta diantaranya adalah 5 orang Presnas, 2 orang Presda Bali, 16 orang Korprov, 5 orang Sekretaris OPSI Provinsi, 10 orang Vokal Poin,dan juga 5 orang staff OPSI Nasional dan difasilitasi oleh Dr.Asthi Widihastuti

12219334_1495742644054697_2823803823225838948_n IMG_0375

Hasil dari kegiatan ini adalah sebagai berikut :

  1. Terupdatenya kerja kerja OPSI Provinsi
  2. Terbentuknya wilayah kerja setiap Presnas
  3. Terbentuknya media komunikasi OPSI Provinsi dan OPSI Nasional dalam bentuk BBM Groups.
  4. Terciptanya system pelaporan 3 bulan sekali dengan format yang sudah disepakati.