Tentang OPSI 2018-03-29T17:21:24+00:00

Sejarah OPSI

OPSI adalah Suatu Organisasi yang berbentuk perkumpulan yang anggotanya individual dari kelompok Resiko Tinggi dan Marginal (Pekerja Seks) dan merupakan wadah bagi Pekerja Seks Perempuan, waria dan laki-laki. Kongres pertama OPSI dilaksanakan pada tanggal 28 Oktober 2009 dengan bertujuan terpenuhinya hak-hak kontistusi Pekerja Seks sebagai warga negara, menghilangkan stigma terhadap Pekerja Seks, mendorong terlibatnya Pekerja Seks secara penuh dan bermakna dalam penanggulangan HIV-AIDS hingga ke level pengambilan kebijakan yang menyangkut pekerjaan dan kehidupan Pekerja Seks.

Visi

Mewujudkan negara yang menjalankan kewajibannya untuk Menghormati, Melindungi, dan Memenuhi Hak Asasi Manusia dari Pekerja Seks, serta memberdayakan pekerja seks di Indonesia.

Misi

  1. Membangun kesadaran kritis HAM pada pekerja seks di Indonesia
  2. Mendorong keterlibatan dan kontribusi bermakna pekerja seks dalam upaya penanggulangan IMS, HIV dan AIDS.
  3. Mendorong negara dalam melaksanakan kewajibannya akan penegakan HAM kepada pekerja seks di Indonesia.
  4. Mendorong keterlibatan pekerja seks dalam pengambilan kebijakan di segala aspek yang menyangkut pekerjaan dan kehidupan pekerja seks.
  5. Menggalang dan memperkuat solidaritas di kalangan pekerja seks di seluruh Indonesia.

Keanggotan OPSI

  1. Anggota Biasa (Pekerja Seks yang masih aktif dan punya hak suara untuk memilih dan dipilih)
    Anggota Istimewah (mantan Pekerja Seks dan tidak memiliki hak suara)
    Anggota Kehormatan (para ahli di bidangnya dan mendukung Pekerja Seks)

Nilai

OPSI menganut dan berupaya menginternalisasikan nilai-nilai:

  1. Anti kekerasan,
  2. Imparsial,
  3. Non diskriminasi,
  4. Kesetaraan gender,
  5. Pluralisme,
  6. Keadilan, dan
  7. Transparansi.