“The Implementing Comprehensive HIV/STI Programmes” SWIT Regional ToT Training, 20 – 24 Juni 2016 Myanmar

APNSW ( Asia Pacific Network of Sex Workers ) mengadakan ToT tentang The Implementing Comprehensive HIV/STI Programmes atau di sebut dengan SWIT yang diadakan pada tanggal 20 – 24 Juni 2016 di Myanmar. OPSI Nasional terlibat dalam kegiatan tersebut. kegiatan ini diikuti oleh beberapa negara Asia yaitu : Myanmar, Banglades, Vietnam, Mongolia dan Indonesia.

banyak pembelajaran yang didapat dalam kegiatan tersebut, diantaranya adalah :

  1. Pemberdayaan Komunitas :  adalah landasan dari instrumen ini. Dalam bab ini diuraikan bagaimana pemberdayaan komunitas pekerja seks menjadi intervensi itu sendiri, dan juga sangat penting bagi perencanaan, implementasi dan pemantauan yang efektif terhadap segala aspek pencegahan, perawatan dan pengobatan HIV dan IMS.
  2. Penanganan Kekerasan terhadap Pekerja Seks : berfokus pada salah satu dari kebutuhan yang paling mendesak pekerja seks: dilindungi dari kekerasan, diskriminasi, perlakuan salah, dan bentuk lain pelanggaran hak asasi manusia. Efektivitas tindakan pencegahan HIV/ IMS sering diperlemah ketika tindakan untuk mengatasi atau menanggulangi kekerasan tidak dilaksanakan secara simultan.
  3. Pelayanan Berbasis Komunitas :  Seperti pemberdayaan Komunitas, pendekatan berbasis Komunitas terhadap perencanaan, penyediaan dan pemantauan pelayanan bagi pekerja seks sangat penting untuk membuat program-program menjadi lebih efektif dan berkelanjutan. Dalam bab ini dipaparkan prinsip-prinsip pelayanan berbasis Komunitas dan ditunjukkan bagaimana prinsip-prinsip tersebut diterapkan dalam pendampingan, rumah aman (rumah singgah) dan pengawasan program.
  4. Program Kondom dan Pelicin :  dalam bab ini disajikan paparan rinci tentang bagaimana merencanakan dan melaksanakan penyediaan kondom pria dan kondom wanita dan lubrikan, dengan menggunakan pendekatan sebagaimana diuraikan dalam bab-bab sebelumnya. Dalam bab ini dibahas perencanaan dan pengelolaan persediaan yang memadai, promosi kondom dan Pelicin secara berjenjang, dan menciptakan lingkungan yang memberdayakan.
  5. Pelayanan Klinis dan Dukungan : Dalam bab ini disajikan paparan rinci dari tindakan pencegahan, pengobatan dan perawatan mendasar atau fundamental—yang mengakomodasikan pendekatan sebagaimana diuraikan dalam bab-bab sebelumnya. Pelayanan yang dipaparkan mencakup tes dan konseling HIV sukarela / mandiri; terapi antiretroviral; perawatan IMS dan infeksi yang mengikuti (co-infection) seperti tuberkulosis dan hepatitis viral; dan pelayanan tambahan seperti pelayanan kesehatan reproduksi dan kesehatan seks; pengurangan dampak buruk bagi pekerja seks penasun, perawatan pasca perkosaan dan kesehatan mental
  6. Management Program & Pengembangan Kapasitas Organisasi :  Dalam bab ini disajikan panduan praktis tentang bagaimana merencanakan, memulai, meningkatkan skala, mengelola dan memantau suatu program yang efektif dilihat dari dua perspektif yang berbeda: (1) program besar dengan lokasi lebih dari satu atau multi-site programme, dengan manajemen terpusat dan organisasi pelaksana yang lebih dari satu; dan (2) kelompok komunitas setempat yang berupaya memulai atau memperluas pelayanannya.
2018-01-28T04:08:41+07:00 September 14th, 2016|Berita, HIV & AIDS, Pekerja Seks|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment